Kata penyair Aceh Rafli ,asai nanggro dari gampong.Kalau tidak ada gampong tentunya tentunya tidak ada nanggro.Dalam membangun gampong pada masa Sultan Iskandar Muda diberi hak otonomi pada suatu daerah untuk mengelola urusan daerah sendiri.Kita juga sekarang pemerintah telah diberi hak otonom untuk mengelola gampong sendiri.Dalam mengelola gampong kita tidak salah untuk merujuk hadih maja endatu kita Adat bak po teu mereuhom hukom bak syiah kuala qanun bak putro phang reusam bak laksamana, adat ngen hukum lage zat ngen sifeut.
Kita di Aceh telah di beri wewenang untuk menjalankan syariat Islam, sudah ada qanun tersendiri untuk melaksanakan syariat Islam dalam bingkai negara republik Indonesia.Gampong di Aceh dalam melaksanakan hukum adat tidak boleh bertentangan dengan syariat Islam .Jadi kalau kita melaksaakan hukum adat kita menjalankan syariat islam,artinya adat dengan hukum bersenyawa tidak bisa dipisahkan.Indonesia juga mengakui adanya hukum adat yang tidak tertulis karena indonesia mengakui kebhinnekaa adat di indonesia.
Lembaga adat Aceh sudah ada pada masa Sultan Iskandar Muda,walaupun tidak tertulis.Tapi dalam paksanan sehari-hau oleh ri masih ada walaupun diberikan nama lain,tugas kita sekarang harus melestarikan kembali.Mate aneuk meupat jrat mate adat hana pat tamita.Adat kita di Aceh sudah masuk emargancy gawat darurat memerlukan dokter spesialis masing untuk merawatnya,bukan hanya satu dokter tapi harus dokter spesialis gabungan.
Yang di maksud lembaga adat gampong adalah Keushik,Imum mukim,imum chiek,tuhapuet,tuha lapan,keujrun blang,panglima laot,peutua sineubok,haria puekan,dan syahbandar atau nama lain yang disebutkan sekarang.Merekalah yang wajib menjalankan adat sesuai dengan syariat islam seperti masa Iskandar Muda.
Dalam lembaga adat ini sudah ada kepala pemerintahan keuchik,sudah ada ulama sebai faqih yaitu imum chik, sudah ada MPR tuha lapan,sudah ada DPR yaitu tuha peuet.Untuk menjadi MA adalah gabungan keuchik tuha peut tuha lapan dan imum mukim.Dalam pelaksanaan pemerintahan di bantu oleh mentri yaitu keujrun blang mengelola urusan pertanian, petua seuneubuk mengelola hutan dan ladang,panglima laout dan syahbandar mengelola kelautan,sedangkan haria peukan mengelola perniagaan .Dan ada perangkat gampong lain sesuai dengan pekerjaannya menurut kebutuhan masing-masing.
Mereka melaksanakan tugas menurut qanun yang dibuat digampong sesuai dengan qanun yang sudah disahkan oleh propinsi, Dengan adanya lembaga adat adat sangat membantu pemerintah dan menjalankan hukum.Baik polisi , pengadilan negeri , pengadilan agama ,KUA dan departemen sudah mengurangi tugasnya dalam tugasnya ,personilnya bisa dikurangi untuk menghemat biaya negara yang lebihnya bisa tambah anggaran untuk membangun gampong yang mandiri.
Pada zaman rasullah ekonomi orang arab tidak sebaik sekarang negara yang tandus dan gersang,tapi bisa membangun gampong Madinah yang yang sejahtra dengan personil pemerintahan yang sangat terbatas.
Merujuk pelaksanaan islam kaffah di gampong kita harus kembali pelaksanaan Islam pada zaman rasulullah yaitu Rasulullah dalam Membangun kota madinah itulah sebagus-bagus gampong,Secara scala besar dalam membangun nangro Aceh .Sebaiknya kita kaji kembali bagaimana rasululah dalam memimpin gampong atau naggro.Membangun hukum islam tidak menggunakan hukum sekuler,yang alasannya untuk demokrasi ,tidak melanggar ham,emansipasi wanita,diskriminasi yang sebenarnya sudah sudah diperbaiki rasulah pada orang yang lebih zhalim masa jahiliah.Dan memperbaiki ekonomi kapitalis dengam bermacam bentuk yang dibodohi oleh penjajah modern dengan berbagai model yang alasannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar